Stories
No comments
Cerita Sahabat part 2
...waktu demi waktu telah kami lalui. Setelah hari itu hari dimana waktu perpisahan kami semua dari masa putih abu-abu yang kebanyakan orang bilang masa yang paling berkesan dalam sepanjang hidup. Dihari itu hari yang tak pernah aku dan sahabatku bayangkan, disaat momen putih abu-abu kami berakhir, kami justru baru sadar akan berartinya sebuah persahabatan yang sejati. Dimomen itu kami saling merasakan betapa berat hidup jika kami kehilangan rasa persahabatan yang akhir-akhir ini telah kami rasakan. Disaat momen perpisahan hampir berakhir itulah momen yang akan kami semua inget sepanjang masa, dimana aku dan sahabatku sadar kita telah jauh melangkah untuk menjauhkan diri kita masing- masing dari lingkaran persabatan kami. Disaat itu kami semua bersatu kembali untuk mengucapkan kata maaf yang saling keluar dari mulut kami semua dan saat itu juga air mata yang tak lagi terbendung akhirnya pecah sejadi-jadinya. Rasa haru, rasa penyesalan, dan rasa kebahagian menjadi satu didalam benak kami. Kami saling merangkul satu sama lain seakan kami tak akan pernah terpisahkan lagi. Semua yang telah kami lalui, seperti perpecahan, kemarahan, keegoisan, dan sebagainya seakan telah mengajarkan kami arti sahabat yang sebenarnya. Kini walaupun kita terpisah jarak dan saling sibuk masing-masing kami tetap meluangkan waktu untuk tetap mempererat persahabatan kami. This story will be continue....
0 comments:
Post a Comment